Konverensi IPNU dan IPPNU

Kehadiran NU merupakan salah satu upaya melembagakan wawasan tradisi agama yang dianut jauh sebelumnya, yakni paham Ahlussunnah Waljamaah. Selain itu, NU sebagaimana organisasi-organisasi pribumi baik yang bersifat sosial, budaya atau keagamaan pada dasarnya merupakan perlawanan terhadap penjajah.
Hal ini didasarkan, berdirinya NU dipengaruhi kondisi politik dalam dan luar negeri, sekaligus merupakan kebangkitan kesadaran politik yang ditampakan dalam wujud gerakan organisasi dalam menjawab kepentingan nasional dan dunia islam.
Sekarang ini NU mempunyai beberapa cabang organisasi yaitu:
- Muslimat Nahdatul Ulama (Muslimat NU)
- Gp Ansor (Gerakan pemuda Ansor)
- Fatayat Nahdatul Ulama (Fatayat NU)
- Ikatan pelajar Nahdatul Ulama (IPNU)
- Ikatan putri Nahdatul Ulama (IPPNU)
Pada hari minggu tgl 15 agustus 2021 anak-anak IPNU dan IPPNU menggelar acara didesa pusakamulya kec. Kiarapedes yang bertempat dipondok Pesantren Al-Mukhtar yang dihadiri kurang lebih 40 orang, Ust Dede. A.M selaku pimpinan Pondok pesantren mengharapkan peserta-peserta ini bisa menjadi kaderisasi yang baik dan bisa meneruskan perjuangan ulama-ulama terdahulu.
![]() |
| Konferancab IPNU/IPPNU |
Ketua ansor Saepuloh mengatakan, "Jagalah tradisi-tradisi yang sudah ada sejak dulu,"
Ketua IPNU mengatakan dan menjelaskan bahwa IPNU itu adalah sebuah organisasi pelajar dari cabang NU yang meningkatkan kaidah-kaidah islami. Untuk bisa masuk organisasi IPNU ini dari usia 13thn-27thn setelah itu masuk organisai Ansor sampai usia 50thn dan berakhir di NU.
Mereka mengadakan acara ini berjutujuan agar anak-anak menjadi penerus (kaderisasi) bangsa taat kepada allah, Rasul dan pemerintah (ulil amr).
Anak-anak IPNU melantik beberapa orang untuk menjadi ketua IPNU dan IPPNU diantaranya:
- Saudara abdullah sebagai ketua IPNU dan saudari zahra sebagai ketua IPPNU.

Post a Comment for "Konverensi IPNU dan IPPNU"